Dokter spesialis bedah subspesialis digestif, Handy Wing, baru saja menyelesaikan serangkaian operasi bariatrik yang menggunakan teknologi mutakhir, yaitu alat bedah robotik da Vinci Xi. Operasi yang dilakukan pada 11 hingga 12 Desember 2025 itu, melibatkan empat pasien di RS EMC Alam Sutera, dan menunjukkan potensi signifikan dari teknologi bedah modern.
Penggunaan alat ini bukan sekadar inovasi, melainkan juga sebuah transformasi dalam praktik bedah yang semakin mengedepankan keselamatan dan ketepatan. Handy Wing menjelaskan bahwa metode ini merupakan penyempurnaan dari teknik laparoskopi yang sudah ada sebelumnya.
Selama prosedur, Handy berbagi bahwa sistem robotik ini memungkinkan dokter untuk melakukan gerakan yang lebih kompleks daripada yang mungkin dilakukan oleh tangan manusia. Teknologi ini pun diprediksi akan semakin mendominasi di masa depan, menggantikan teknik laparoskopi yang lebih tradisional.
Keunggulan Teknologi Bedah Robotik Da Vinci Xi Dalam Operasi Bariatrik
Salah satu aspek unggulan dari bedah robotik da Vinci Xi adalah kemampuan zoom yang mencapai 10 kali lipat. Ini memberikan pandangan yang jelas terhadap organ-organ kecil, saraf, dan jaringan lainnya dalam format visual tiga dimensi.
Detail visual yang luar biasa ini secara signifikan mengurangi risiko kesalahan selama pemotongan. Menurut Handy, ketepatan pandangan ini membuat setiap tindakan dokter lebih akurat dan aman.
Selain itu, alat ini memiliki kemampuan untuk bergerak dengan luwes, meniru gerakan tangan manusia. Hal ini memberikan keuntungan besar selama prosedur yang membutuhkan presisi tinggi dan kontrol yang sangat teliti.
Perbandingan Bedah Konvensional dan Bedah Robotik
Di sisi lain, Handy menekankan bahwa ada perbedaan besar antara metode konvensional dan robotik. Kendala-kendala tertentu dalam laparoskopi yang membuat gerakan terbatas dapat diatasi dengan kehadiran alat bedah da Vinci Xi.
Misalnya, gerakan yang kadang-kadang bisa tak terduga akibat tremor tangan manusia tidak akan terjadi dengan robot ini, yang memastikan stabilitas optimal sepanjang proses operasi. Hal ini mencerminkan keunggulan teknologi dalam mendukung praktisi medis memberikan perawatan terbaik.
Dalam beberapa tahun ke depan, kita dapat mengharapkan alat-alat seperti ini menjadi lebih umum dalam praktik kedokteran, terutama di bidang bedah. Hal ini tentunya membawa harapan baru bagi pasien yang memerlukan prosedur rumit.
Manfaat Jangka Panjang Bagi Pasien
Penerapan bedah robotik diharapkan dapat berdampak positif pada hasil jangka panjang bagi pasien. Menurut Handy, akses yang lebih baik ke area sulit dan visualisasi yang tajam dapat menghasilkan hasil pasca operasi yang lebih baik.
Lebih jauh lagi, karena gerakan yang lebih terkontrol dan minim invasif, pasien dapat mengalami pemulihan yang lebih cepat. Hal ini tentunya sangat penting bagi mereka yang ingin segera kembali beraktivitas sehari-hari.
Dengan berbagai keuntungan ini, tidak mengherankan bahwa banyak praktisi kedokteran mulai melirik penggunaan teknologi canggih untuk prosedur mereka. Apa yang dulunya dianggap sebagai kemungkinan kini menjadi kenyataan yang memberikan banyak harapan di bidang medis.
















