Aris percaya bahwa keluarga memiliki peranan krusial dalam menjaga kesehatan mental anak. Keluarga seharusnya menjadi tempat berlindung dan sumber dukungan bagi anak-anak di tengah tantangan hidup yang kian kompleks.
Hubungan yang erat antara orangtua dan anak dapat meminimalisir efek negatif dari tekanan luar, seperti di sekolah atau media sosial. Oleh karena itu, interaksi emosional dan waktu berkualitas sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat.
Sebagai lembaga yang bertanggung jawab untuk perlindungan anak, KPAI telah aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan dukungan psikososial di tengah masalah ini. Dalam upaya tersebut, beberapa langkah konkret telah diimplementasikan untuk menjaga kesejahteraan anak.
- Mendorong integrasi early warning system dalam kebijakan pendidikan baik nasional maupun daerah.
- Menguatkan layanan aduan daring KPAI agar anak dan remaja dapat berkonsultasi tanpa rasa takut atau stigma.
- Mengajak keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun sistem dukungan bagi anak.
- Menekankan bahwa pencegahan bunuh diri merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya oleh profesional kesehatan mental.
“Kita harus hadir dan mendengarkan anak-anak kita,” ujar Aris. Sebuah percakapan yang penuh empati, menurutnya, bisa menyelamatkan tidak hanya nyawa tetapi juga harapan untuk masa depan anak-anak.
KONTAK BANTUAN
Rasa putus asa bukanlah solusi untuk menghadapi kesulitaan hidup. Jika Anda dan orang-orang terdekat sedang mengalami masa sulit atau merasakan dorongan untuk mengakhiri hidup, penting untuk segera mencari bantuan dari profesional kesehatan mental.
Anda dapat menghubungi Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan perhatian yang tepat.
Aplikasi Sahabatku juga dapat diunduh melalui platform yang mendukung untuk konsultasi secara aman.
Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 siap melayani pengaduan dan saran dari masyarakat.
Untuk komunikasi lebih lanjut, Anda bisa mengirim pesan ke nomor layanan atau melalui surel yang telah disediakan.
Pentingnya Keluarga dalam Kesehatan Mental Anak
Keluarga berfungsi sebagai benteng pertama bagi anak dalam perkembangan mental dan emosional mereka. Dengan memberikan dukungan emosional, anak-anak cenderung lebih mampu menghadapi tekanan yang ada.
Interaksi yang positif antara orangtua dan anak membuat anak merasa dicintai dan dihargai. Hal ini penting untuk membangun rasa percaya diri yang kuat pada anak, sehingga mereka tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif.
Menurut penelitian, anak-anak yang mendapatkan perhatian penuh dari orangtuanya cenderung lebih bahagia dan stabil secara emosional. Ini menunjukkan betapa pentingnya integrasi waktu berkualitas dalam rutinitas sehari-hari keluarga.
Peran Media Sosial dalam Kesehatan Mental Remaja
Media sosial dapat menjadi pedang bermata dua bagi anak-anak dan remaja. Di satu sisi, media sosial menawarkan konektivitas, tetapi di sisi lain, bisa menyebabkan rasa rendah diri dan kecemasan.
Konten negatif atau tindak intimidasi di dunia maya dapat mengguncang mental anak-anak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memantau dan mendiskusikan aktivitas online anak dengan cara yang positif.
Memberikan edukasi tentang cara menggunakan media sosial dengan bijak adalah hal yang perlu dilakukan. Ini termasuk membahas konsekuensi dari tindakan mereka di dunia maya dan dampak yang bisa timbul dari perbandingan sosial.
Upaya Peningkatan Kesadaran dan Dukungan Sosial
KPAI berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mental anak. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai program edukasi dan kampanye publik.
Dukungan sosial bukan hanya tanggung jawab keluarga, melainkan seluruh masyarakat. Dengan membangun kesadaran kolektif, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi anak-anak dalam menghadapi tekanan hidup.
Masyarakat juga diharapkan lebih bersikap terbuka dan empatik terhadap isu ini. Diskusi terbuka tentang kesehatan mental dapat membantu mengurangi stigma dan menciptakan ruang aman bagi mereka yang membutuhkan bantuan.
















