Hasil pertandingan Polo Air pada ajang Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025 menunjukkan keberhasilan luar biasa Tim Putra DKI Jakarta. Dengan penampilan dominan, mereka berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan DKI Jaya dengan skor 11-6 dalam laga final yang digelar di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta.
Sejak awal turnamen, DKI Jakarta sudah menunjukkan performa yang mengesankan dengan menyapu bersih semua pertandingan di fase penyisihan. Tim asuhan pelatih ini tidak pernah kalah dan terus melanjutkan tren positif mereka di babak gugur, mengalahkan Patriot Aquatic Surabaya dan Kusuma Harapan sebelum melaju ke final.
Pada laga puncak, DKI Jakarta tampil sangat percaya diri, unggul jauh di babak pertama. Tim DKI Jaya berusaha bangkit di babak kedua, namun tidak bisa mengejar ketertinggalan yang cukup jauh hingga akhir pertandingan.
Dominasi DKI Jakarta di Ajang IOAC 2025
Performa gemilang DKI Jakarta terlihat sejak fase penyisihan, di mana mereka berhasil menang atas semua lawan yang dihadapi. Tim ini menunjukkan konsistensi dan kemampuan beradaptasi yang baik, sehingga mampu terus melaju hingga babak final dengan tanpa kekalahan.
Di babak gugur, DKI Jakarta berhasil menyingkirkan Patriot Aquatic Surabaya dan selanjutnya mengalahkan Kusuma Harapan dengan taktik yang matang. Kemenangan ini menambah kepercayaan tim menjelang pertandingan final.
Dalam pertandingan final, langkah DKI Jakarta semakin mantap. Mereka langsung memimpin dengan skor 7-1 di babak pertama, menunjukkan strategi yang sangat efektif dan komunikasi yang baik antar pemain di lapangan.
Pembagian Medali dan Penghargaan Individu
Kekalahan DKI Jaya membuat mereka harus puas dengan medali perak. Sementara itu, Kota Bandung berhasil meraih medali perunggu setelah menaklukkan Kusuma Harapan dalam perebutan posisi ketiga. Hasil ini menunjukkan persaingan yang ketat di tingkat polo air putra.
M. Rizki dari DKI Jakarta dinobatkan sebagai top scorer dengan torehan 26 gol, prestasi yang membanggakan bagi tim. Di sisi lain, Arie Yulianto dari Kusuma Harapan diakui sebagai Most Valuable Player (MVP) meskipun timnya tidak berhasil meraih medali emas.
Pemain DKI Jakarta, M. Azril Kurniawan, mendapat penghargaan Best Goalkeeper, sebuah pengakuan atas jerih payahnya dalam menjaga gawang tim. Penghargaan ini menegaskan bahwa setiap posisi dalam tim memiliki peran penting di lapangan.
Tantangan dan Harapan Kedepan untuk Polo Air Indonesia
Keberhasilan DKI Jakarta di IOAC 2025 bukan hanya sekadar pencapaian, tetapi juga menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi polo air Indonesia ke level yang lebih tinggi. Dengan keberhasilan ini, harapannya dukungan untuk olahraga ini semakin besar dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sponsor.
Partisipasi aktif atlet dalam kompetisi internasional diharapkan dapat memacu kualitas permainan dan menciptakan atmosfer kompetitif yang sehat. Momen seperti ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meraih prestasi di tingkat dunia.
Pola pembinaan yang berkelanjutan perlu diterapkan untuk mencetak lebih banyak atlet berpotensi di masa depan. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan fasilitas pelatihan dan pengembangan talent, serta memfasilitasi kompetisi yang lebih sering.















