Jakarta, sebuah ibukota dengan kepadatan penduduk yang tinggi, mengalami guncangan hebat akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 pada hari Jumat, 21 November 2025. Gempa ini menyebabkan kerusakan serius dan menewaskan sedikitnya sepuluh orang serta melukai lebih dari tiga ratus lainnya di berbagai lokasi, termasuk di Dhaka.
Di distrik Narsingdi, pusat gempa terjadi, setidaknya lima orang kehilangan nyawa mereka. Sementara itu, hakim setempat melaporkan bahwa ada lebih dari seratus orang yang mengalami cedera akibat gempa tersebut, menandakan dampak yang parah dari bencana ini.
Bangunan-bangunan di berbagai wilayah mulai runtuh, menambah jumlah korban jiwa. Di Dhaka sendiri, sejumlah bangunan lima lantai runtuh, menyebabkan kematian tiga orang, dan satu orang tewas ketika bangunan lain ambruk di lingkungan Mughdha.
Dampak Gempa di Ibu Kota dan Sejumlah Daerah
Laporan menunjukkan bahwa gempa ini juga dirasakan di daerah-daerah sekitar, dengan total 14 bangunan terbenam dalam kerusakan di Dhaka. Kecamatan Gazipur turut mengalami dampak yang signifikan, di mana lebih dari dua ratus pekerja pabrik mengalami luka-luka saat mereka berlari mencari tempat aman.
Di pusat Narayangani, seorang anak menemui ajalnya dalam insiden ini, dan terdapat dua puluh empat orang lainnya yang terluka. Gempa yang terjadi pada pukul 10.38 waktu setempat ini juga terasa di kawasan melingkupi, memberikan rasa cemas kepada banyak penduduk.
Pemerintah setempat menyatakan bahwa situasi terkendali, namun upaya pemantauan terus dilakukan untuk menilai kondisi yang lebih baik. Tim penyelamat telah dikerahkan, bertujuan mengumpulkan data mengenai kerusakan yang ditimbulkan.
Pemerintah Siapkan Respons untuk Bencana
Pejabat pemerintah, termasuk kepala pemerintahan, menyatakan duka cita mendalam atas kehilangan nyawa. Ia berjanji pemerintah akan terus memperhatikan situasi dan menyediakan bantuan kepada para korban.
Dalam konteks ini, Departemen Pemadam Kebakaran melaporkan bahwa mereka telah mengidentifikasi beberapa bangunan yang mengalami kerusakan parah, di mana setidaknya satu orang dilaporkan terluka. Layanan darurat terus berusaha menjangkau daerah yang terkena dampak untuk memberikan pertolongan.
Gempa ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, mengingat banyaknya bangunan tua di Dhaka yang tidak memenuhi standar keamanan. Hal ini memicu perdebatan tentang pentingnya meningkatkan infrastruktur dan penegakan regulasi bangunan.
Pentingnya Kesadaran Akan Bencana Alam
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Masyarakat diimbau untuk lebih peka terhadap tanda-tanda bencana dan memperhatikan saran dari pihak berwenang mengenai tindakan darurat.
Pendidikan tentang gempa bumi dan penanganan bencana harus ditingkatkan agar masyarakat lebih siap. Pemerintah juga diharapkan menyusun strategi jangka panjang untuk mengurangi risiko kerusakan akibat gempa di masa mendatang.
Selain itu, kerjasama antara lembaga pemerintah dan LSM penting dilakukan. Banyak pihak berusaha untuk membentuk inisiatif yang menargetkan pengurangan risiko bencana dan memberikan pelatihan terlebih kepada komunitas yang rentan.














