Overthinking, atau berpikir berlebihan, telah menjadi fenomena yang banyak dibicarakan dalam dunia psikologi. Ini merupakan kondisi di mana seseorang terus-menerus memikirkan hal-hal tertentu, sering kali tanpa mendapatkan solusi yang memuaskan.
Menurut para ahli, ada banyak tipe orang yang mengalami overthinking, setiap individunya memiliki pola pikir sendiri yang mungkin berbeda. Mereka bisa saja terlalu fokus pada masa lalu, mengkhawatirkan masa depan, atau bahkan terjebak dalam kritik atas diri sendiri.
Dalam konteks ini, seseorang mungkin merasa perlu untuk menyenangkan orang lain, atau dikenal dengan istilah people pleaser. Ada juga yang dikenal sebagai overplaner, yaitu individu yang ingin setiap rencana yang dibuatnya sempurna dan terstruktur dengan baik.
Memahami Berbagai Tipe Overthinking Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Salah satu tipe paling umum dari overthinking adalah ketika seseorang terjebak memikirkan masa lalunya. Mereka seringkali menyesali keputusan yang diambil dan merasa tertekan oleh berbagai penyesalan.
Tipe lain yang sering muncul adalah kekhawatiran mengenai masa depan. Banyak orang mengalami kecemasan yang berlebihan hingga tidak bisa berfokus pada momen yang sedang dijalani.
Overthinking juga bisa berkaitan dengan keinginan untuk terlihat sempurna di mata orang lain. Individu dengan tipe ini sering menciptakan standar yang sangat tinggi untuk diri mereka sendiri.
Cara Mengatasi Overthinking untuk Kesehatan Mental yang Lebih Baik
Salah satu cara untuk mengatasi overthinking adalah dengan menyadari bahwa kesempurnaan adalah ilusi. Sebaiknya, fokus pada usaha untuk memberikan yang terbaik dalam setiap situasi yang dihadapi.
Mengambil waktu untuk beristirahat juga sangat penting. Ketika pikiran mulai berputar, cobalah untuk meluangkan waktu sejenak untuk menenangkan diri dan menikmati suasana di sekitar.
Latihan mindfulness dapat menjadi solusi efektif. Aktivitas ini membantu individu untuk tetap berada di momen sekarang tanpa mengkhawatirkan kesalahan masa lalu atau kemungkinan di masa depan.
Strategi untuk Mencegah Kebiasaan Overthinking yang Berlanjut
Menetapkan batas waktu untuk memikirkan suatu masalah dapat berguna. Setelah waktu tersebut berlalu, lepaskan permasalahan dan coba fokus pada hal lain. Ini dapat membantu mengurangi tekanan mental yang sering muncul.
Tuliskan pikiran Anda. Mencatat kekhawatiran dapat membantu melepaskan beban mental, serta memberikan perspektif yang lebih jelas tentang masalah yang dihadapi.
Mencari dukungan dari orang terdekat juga sangat bermanfaat. Berbicara tentang perasaan dan pikiran dapat membantu mengurangi ketegangan yang dirasakan individu.















